Kini memilih mainan anak bisa menjadi pekerjaan yang sangat serius.
Seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi, jenis-jenis mainan
anak menjadi sangat luas, banyak pilihan, dan sering untuk sebagian
orangtua menjadi beban tambahan pengeluaran yang tidak kecil. Di sisi
lain mainan juga disadari sebagai faktor penting yang turut serta dalam
membentuk kepribadian anak yang sedang berkembang. Kini perhatian
orangtua terhadap mainan anak terutama yang bersifat sebagai mainan
perkembangan pun meningkat untuk mendorong proses belajar usia dini
mereka.
Bagaimana
tips memilih mainan anak yang tepat? Berikut ini adalah panduan singkat
untuk orangtua bagaimana agar mainan anak yang dibeli menjadi
benar-benar sesuai dengan kebutuhan anak dan pada saat yang sama biaya
yang dikeluarkan menjadi lebih berarti.
Pahami Tingkat Usia dan Perkembangan Anak.
Ingatlah
bahwa beda usia beda pula tingkat perkembangan anak. Para pakar
perkembangan anak menyatakan bahwa bayi dibawah satu tahun mempunyai
kebutuhan yang sangat khusus dalam hal rangsangan
dari luar untuk mengaktifkan syaraf-syaraf indera mereka. Bayi yang
baru lahir bukanlah menusia kecil yang bahagia, tapi merupakan individu
yang stress karena keterbatasan indera penglihatan, pendengaran, gerakan
atau ucapan yang ingin dia sampaikan. Mereka butuh rangsangan luar
supaya sel-sel syarafnya berkembang. Mainan anak adalah salah satu yang
paling efektif untuk itu.
Untuk usia di bawah setahun biasanya milestone
(tahap perkembangan fisik penting anak) meliputi menendang, berguling,
tengkurap, mengangkat kepala, duduk dengan bantuan, duduk tanpa bantuan
mengangkat tubuh, merambat, dan memulai melangkah untuk berjalan. Itu
perkembangan secara fisik tapi bagaimana perkembangan mentalnya?
Perkembangan mental sama-sama penting untuk diperhatikan. Berikan mainan
perkembangan anak yang sesuai dengan tingkat usia dan tingkat
perkembangannya. Berikan mainan yang mendorong anak untuk menguasai
setiap tahap perkembangan penting tersebut sekaligus mendorongnya untuk
menguasai indikator pekembangan mental yang ditandai dengan pengenalan
terhadap warna, tekstur, penguasaan motorik halus dan kasar, imaginasi,
dan belajar tentang sebab akibat dan berpikir antisipatif sebagai salah
salah satu bagian penting kecerdasan (kognitif) mereka. Beberapa jenis
mainan ini antara lain dari mulai kicking gyms, stacking rings, blocks, activity table, dan push behind walker. Detail mengenai mainan perkembangan anak dapat anda lihat di www.fisher-price.com.
Biasanya
mainan-mainan tersebut berguna sekali untuk mendorong anak berkembang
secara fisik dan mental. Namun pemberiannya harus disesuaikan dengan
usia dan tingkat perkembangan yang telah dicapai oleh anak. Cukup mudah
untuk melihat ini karena disetiap kemasan mainan anak selalu ada tulisan
usia, dan mainan yang yang baik selalu ada tulisan benefit untuk anak
terutama untuk membantu proses belajar usia dini mereka. Pilih hanya
mainan yang memberika informasi yang jelas dan berguna untuk
perkembangan buah hati anda.
Utamakan Keselamatan Dalam Memilih Mainan.
Dimanapun
dan kapanpun keselamatan adalah hal yang utama. Termasuk pula dengan
anak anda yang sedang tumbuh. Mainan anak seperti pula makanan, pakaian,
dan kasih sayang dari anda adalah sama pentingnya dalam menemaninya
tumbuh mejadi individu yang unggul. Keselamatan dalam memilih mainan
anak mencakup beberapa hal berikut:
- Menjauhkan dari kemungkinan bahaya tertelan karena mainan tersebut mungkin ada bagian yang kecil, bentuknya bulat yang mudah ditelan atau bentuknya yang menyerupai makanan atau permen. Termasuk waspadai mainan yang ada bagian magnetnya yang mudah terlepas yang mungkin bisa tertelan, dan sebagainya.
- Menjaga dari bahaya terluka karena ada bagian mainan yang terlalu lancip atau tidak cukup tumpul, atau ada bagian mainan yang mudah menjepit tangan anak, atau ada kemungkinan bagian mainan yang gampang terlepas atu jatuh yang dapat melukai anak. Bisa juga mainan tersebut dirancang tidak cukup kokoh sehingga mudah pecah dan pecahannya bisa melukai anak, atau anak ada kemungkinan terjatuh karenanya.
- Menjaga kemungkinan bahaya dari bahan kimia karena tertelan atau bersinggungan dengan mainan tersebut misalnya cat atau dekorasi mainan mengandung terlalu banyak timah hitam. Di negara maju sudah ada dijual alat instant untuk mendeteksi seberapa aman suatu permukaan mainan dari kadar timah hitam yang disarankan.
- Perhatikan safety marks dari setiap kemasan. Biasanya mainan yang baik sudah melewati serangkaian standard pengujian safety baik secara internal pabrik maupun dari lembaga independen seperti ASTM, ISO, INMETRO, TUV, dan kini ada SNI (Selamat akhirnya Indonesia punya SNI Toys!) baik yang berlaku khusus untuk negara tertentu maupun international.
Hal-hal
tersebut harus menjadi pertimbangan secara lengkap bila anda ingin
memilih mainan untuk buah hati maupun sebagai kado istimewa untuk relasi
atau kerabat anda.
Utamakan Mainan yang Mendidik.
Terlepas
dari alasan untuk menghibur dan menyenangkan anak, alasan utama dalam
memilih mainan anak adalah bahwa mainan anak haruslah mendidik. Belanja
mainan harus sepadan dengan nilai rupiah yang anda keluarkan. Apalagi
kini mainan yang baik untuk anak tidaklah murah. Maka
mainan yang kita beli harus bisa membawa perubahan yang positif untuk
perkembangan anak.
Pilih mainan yang mendorong penguasaan perkembangan
mental, emosional dan sosialnya dari usia sedini mungkin. Pilih mainan
yang bisa mendorong imaginasi mereka. Pilih mainan anak yang bisa
belajar early academic seperti mengenal warna, Mengenal
bentuk, 1-2-3, a-b-c, mengenal penjumlahan sederhana, dll. Pilih mainan
yang memungkinkan anak bisa belajar cause and effect, belajar trial and error, dan problem – solving
sederhana. Kambali ke kemasan mainan, semua informasi tersebut biasanya
tertera di sana, kalau anda tidak jelas mintalah petugas penjual untuk
menjelaskan benefit dari maianan yang anda inginkan. Mudah-mudahan
panduan singkat memilih mainan anak ini bisa membantu. Because picking the right toys is not a child’s play!

No comments:
Post a Comment